Wednesday, October 29, 2014

Formula to keep the concentrations studied (mathematics) students.

  
           
              Dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (khususnya pelajaran matematika ) di kelas,tentunya hal yang pertama yang harus kita laksanakan adalah membuat suatu rencana pembelajran.Bahkan kita harus mencoba berbagai strategi ataupun metode agar kondisi kelas tetap selalu kondusif.Hanya saja,meskipun sudah membuat rencana pembelajaran dengan berbagai strategi dikelas,namun nyatanya keadaan kelas masih saja tidak kondusif karena siswa hanya bertahan kontsentrasii pada awal pelajar kita saja.

               Oleh karena itu,mungkin kita harus membuat  rencana pembelajaran yang luwes (fleksibel),artinya kita dapat menerima perubahan atau menyesuaikan dengan keadaan,suasana belajar,serta kondisi siswa kita sendiri.Kebanyakan siswa masih menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit,oleh sebab itu,tanpa menggunakan pembelajaran yang aktif (actife learning) dan tentunya menyenangkan maka siswa akan mengalami kesulitan dalam menerima materi kita.Apabila kita sudah membuat pembelajaran yang menyenagkan,maka insyaallah siswa akan berthan untuk selalu berkonsentrasi.Hasilnya adalah tentunya mereka akan memperoleh hasil belajar yang memuaskan dan sesuai yang ia impi-impikan
          Jika pada suatu kondisi siswa kita terlihat konsentrasinya mulai berkurang bahkan tidak berkonsentrasi (misalnya gaduh,melamun,tertidur,dll),maka cobalah untuk mengondisikan kelas dengan cara membuat energizing (senam otak) atau dengan menggunakan kata-kata "HAI-Hello",sert avasiasi-variasi  yang lain  seperti game sederhana dan menyanyi.
          Strategi lain yang dapat mempertahankan konsentrasi siswa adalah dengan memperbanyak aktivitas belajar yang atraktif dan komunikatif misalnya dengan mengadakan diskusi kecil maupun kegiatan debat.Karena tingkat prosentase kepemahaman siswa dengan metode tersebut 90% lebih efektif dan mengena ke siswa.Hal tersebut sesuai dengan pendapat DePorter dkk (2000) yang menyatakan tentang modalitas belajar(cara bagaimana siswa dalam memproses informasi yang diterimanya).Menurut beliau ada 3 macam modalitas belajar,yang salah satunnya yakni auditori (mendengar).Artinya ada sebagian siswa modalitasnya adlah auditori,oleh karena itu kita bisa menyampaikan informasi dengan cara menjelaskan (ceramah) dengan intonasi yng bervariasi,menggunakan nyanyi-nyanyian  untuk rumus atau konsep matematika serta kegiatan diskusi seperti contoh diatas.

            That's all of my information, may be useful.

Let's To Try...!!    
                             And Good luck!!!

Monday, October 27, 2014

how to introduce inequality signs < and > to your students....?????

 
 Dinamakan apakah tanda ini????


YA,,,anda benar,.ini adalah tanda pertidaksamaan....


            Suatu hal yang sangat mengejutkan saya temukan pada saat internship ke smp minggu kemaren.Bahwa seorang siswa anak kelas VII belum mampu membedakan tanda tersebut.Pada saat itu masuk pada materi bab himpunan,dimana siswa harus menyebutkan anggota-anggota himpunan yang terdapat tanda pertidaksamaan.Padahal tanda ini sudah diajarkan dan ia temui ketika ia masih duduk di sekolah dasar.
            Truss apa yang apa yang akan anda lakukan apabila siswa (smp) anda  belum mampu mengetahui perbedaan dari tanda pertidaksamaan ini...?????
             Untuk menanggulangi dan mengatasi hal tersebut, anda harus mengetahui bagaimana cara trik agar siswa anda mudah untuk mengetahui perbedaan tanda tersebut.
              Oleh karena itu,Penulis akan memberikan dan membagikan trik (cara) mudah mengajarkan siswa untuk membedakan tanda pertidaksamaan tersebut.
1.Ajak siswa untuk membuat permisalan.
               contoh :       
           


X > 5 
A.langkah pertama
         Tulis huruf i kapital (I) Setelah x dan menempel  pada tanda >
      
       X I> 5

B.Langkah kedua
            Bayangkan bahwa huruf i kapaital (I) dan tanda > seperti huruf b yang artinya     BESAR
       X I> 5

            Maka dapat X > 5 Dapat dibaca  bahwa X lebih besar dari 5


 Bagaimana dengan tanda < ????
 caranyapun sama seperti diatas..
 contoh:

X < 8
A.langkah pertama
            Tulis huruf i kapital (I) Setelah x dan menempel  pada tanda <
       X I< 8
B.Langkah kedua
            Bayangkan bahwa huruf i kapaital (I) dan tanda < seperti huruf K yang artinya KECIL
           

Maka dapat X < 8 Dapat dibaca  bahwa X lebih kecil dari 8





     Cukup sekian triks atau cara cepat dari penulis,,,
MANA Caramu...?????