
assalamualaikum wr wb
wahai saudara-saudaraku muslim yang saya cintai,,, tahu kah anda apa hari valentin itu...??? ,,,bagaimana sejarahnya..?????....serta bagaimana islam menyikapi akan adanya perayaan adanya valentine days itu???..
Untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama-sama sedikit informasi yang semoga dapat bermanfaat bagi kita sebagai umat muslim.. check it out...!!!
Di era kemajuan teknologi ini, banyak kita temui dan kita saksikan di berbagai media cetak yang memberitakan dan menayangkan tentang perayaan hari valentine. Bukan hanya itu, dilingkungan sekitar kita banyak kita temukan muda-mudi yang dengan manisnya kasih sayang bersama pasangannya di hari valentin tersebut. Mereka hanyut dengan suasana manis yang sebenarnya busuk bagi yang mengerti akan hal itu.
Bahkan tidak semua para pemuda-pemudi muslim yang merayakan hari valentin itu paham dan mengerti dengan baik esensi dari dari hari valentin itu sendiiri. Kebanyakan mereka menyangka dan beranggapan bahwa perayaan tersebut sama halnya dengan perayaan hari-hari lainnya, seperti hari pahlawan, hari ibu, dan sebagainya.
Padahal bagi umat muslim ikut merayakan hari valentin itu hukumnya bisa musyrik. Secara tidak langsung kita merayakan hari valentin itu berarti ikut juga mengakui bahwa Yesus sebagai tuhan.نعوذ بالله من ذلك
MENGAPA DEMIKIAN...????
Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo. Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya dengan penguasa Romawi pada waktu itu yaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cobaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'. Akan tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai berangsur-angsur hilang dan berubah menjadi 'perayaan bukan keagamaan'. Hari Valentine kemudian dihubungkan dengan pesta jamuan kasih sayang bangsa Romawi kuno yang disebut “Supercalis” yang jatuh pada tanggal 15 Februari.
Sesudah orang-orang Romawi itu masuk agama Nasrani (Kristian), pesta 'supercalis' kemudian dikaitkan dengan upacara kematian St. Valentine. Penerimaan upacara kematian St. Valentine sebagai 'hari kasih sayang' juga dikaitkan dengan kepercayaan orang Eropa bahwa waktu 'kasih sayang' itu mulai bersemi 'bagai burung jantan dan betina' pada tanggal 14 Februari. Dalam bahasa Perancis Normandia, pada abad pertengahan terdapat kata “Galentine” yang bererti 'galant atau cinta'. Persamaan bunyi antara galentine dan valentine menyebabkan orang berfikir bahwa sebaiknya para pemuda dalam mencari pasangan hidupnya pada tanggal 14 Februari.
Dengan berkembangnya zaman, seorang 'martyr' bernama St. Valentino mungkin akan terus bergeser jauh pengertiannya (jauh dari arti yang sebenarnya). Manusia pada zaman sekarang tidak lagi mengetahui dengan jelas asal usul hari Valentine. Di mana pada zaman sekarang ini orang mengenal Valentine lewat (melalui) greeting card, pesta persaudaraan, tukar kado (bertukar-tukar memberi hadiah) dan sebagainya tanpa ingin mengetahui latar belakang sejarahnya lebih dari 1700 tahun yang lalu.
Nah lohh, jika ada seorang Muslim yang ikut-ikutan merayakan Hari Valentine, maka diakuinya atau tidak, ia juga ikut-ikutan menerima pandangan yang mengatakan bahwa “Yesus sebagai Anak Tuhan” dan sebagainya yang di dalam Islam sesungguhnya sudah termasuk dalam perbuatan musyrik, menyekutukan Allah SWT, suatu perbuatan yang tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT. Naudzubillahi min dzalik!!!!
Allah SWT sendiri di dalam Qur’an surat Al-Maidah ayat 51 melarang umat Islam untuk meniru-niru atau meneladani kaum Yahudi dan Nasrani.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang
Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka
adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu
mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk
golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang zalim."( QS AL-MAIDAH : 51)
Catet Nihh...!!!
“Barang
siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut, ”
Demikian bunyi hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi.
Lantas, Masih maukah anda merayakan hari valentin..???